Sintesa Group
Company Overview
Sejarah Grup Sintesa dimulai dengan berdirinya N.V Handelbouw en Cultuur Maatschappij pada 1919 oleh Oey Kim Tjiang dengan perkebunan karet sebagai bisnis utamanya. Pada 1959, perusahaan ini kemudian dilanjutkan oleh Johnny Widjaja dan saudara-saudaranya yang merupakan keturunan pendiri perusahaan. Mereka lalu merubah nama perusahaan menjadi PT. Tigaraksa dengan distribusi dan perdagangan sebagai kunci kesuksesan bisnisnya.
PT. Tigaraksa tumbuh dengan cepat dan mulai mendiversifikasi bisnisnya, mulai dari consumer goods, properti, industri, dan energi. Bisnis yang luas ini kemudian disatukan dibawah sebuah perusahaan holding yang diberi nama Grup Sintesa.
Why join us?
Our focus is to establish strategic partnerships with strong international brands, proven track record and aggressive entry into Indonesian market.
As recent as 2009, our corporate brand has been modernized and adapted to build upon and protect our reputation. As we continue to communicate with a variety of local and international audiences, from customers to shareholders, suppliers to partners, consistent application of our revitalized brand is crucial to maintaining Sintesa?s image.
Two of the 18 subsidiaries, PT Tigaraksa Satria Tbk (Consumer Products) and PT Tira Austenite Tbk (Industrial Products), are listed on the Indonesian Stock Exchange. Property companies planned to be put in Initial Public Offering in 2015, respectively.
Photo
Company Snapshot
Ritel
0215225080
100-250
monday - friday
Formal
Medical
Indonesian